V-TEKI
Pasar & Ekonomi
Industri
ID
Industri · PDB kategori I

Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum

BPS PDB (ADHK/ADHB, deflator, PMTB, TPK hotel, tamu hotel & wisman), Bank Indonesia (IKK & SPE mamin), World Bank Pink Sheet, JISDOR BI, JDIH Kemenkeu.

Periode: 2026 Q2Data per 7 Oktober 2026

Kesehatan industri akomodasi & makan minum

Asli

Seluruh 8 dimensi dihitung dari data nyata: BPS (PDB, deflator, PMTB, TPK & tamu hotel, wisman), Bank Indonesia (IKK & SPE), World Bank Pink Sheet, JISDOR BI, dan JDIH Kemenkeu.

Skor kesehatan
48.2
/ 100
Stable/Soft
Cakupan data100%

Skor dihitung dari data nyata: PDB kategori I & deflator (BPS), tingkat penghunian kamar hotel berbintang (BPS bulanan), kunjungan wisman & penjualan eceran makanan-minuman (SPE BI), biaya bahan baku & energi dunia × kurs BI, permintaan investasi dari PMTB (BPS var 108), dan aktivitas regulasi pariwisata (JDIH). Ambang & bobot bersifat internal prototype — lihat dokumentasi.

Pertumbuhan Produksibobot 20%Baik
PDB kategori I (ADHK & ADHB): PDB I riil (ADHK) yoy 10,60 · PDB I nominal (ADHB) yoy 13,22
90,4
Permintaan (Kunjungan & Okupansi)bobot 20%Lemah
TPK hotel (BPS), kunjungan wisman (BPS) & penjualan mamin (SPE BI): TPK hotel berbintang (%) 52,52 · Kunjungan wisman yoy 6,27 · Penjualan eceran mamin yoy (SPE BI) 0,20
36,1
Kekuatan Konsumenbobot 10%Baik
Indeks Keyakinan Konsumen (BI): IKK 118,50
96,2
Harga Output / Tarifbobot 10%Lemah
Deflator harga PDB kategori I (BPS): Harga output (deflator I) yoy 2,38
23,8
Biaya Bahan Baku & Operasionalbobot 10%Lemah
Bahan baku makan-minum & energi (World Bank × kurs): Indeks biaya bahan baku & operasional yoy 34,79 · Skor menyentuh batas bawah 0 (nilai ekstrem, bukan data hilang).
0,0
Marjin (Spread Output−Biaya)bobot 10%Lemah
Selisih pertumbuhan tarif vs biaya bahan & operasional: Spread output − biaya (pp) -14,17 · Skor menyentuh batas bawah 0 (nilai ekstrem, bukan data hilang).
0,0
Permintaan Investasi (PMTB)bobot 5%Baik
PDB pengeluaran — PMTB/investasi (BPS var 108): PMTB yoy 6,87
68,7
Risiko Regulasibobot 15%Netral
Aktivitas peraturan pariwisata & akomodasi (JDIH): Indeks risiko (100 − aktivitas) 50,00
50,0

Tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang

Asli

Okupansi kamar hotel berbintang nasional — terbaru Agu 2026: 52,52% (+2,01 pp vs tahun lalu).

Asli

Sumber baru (Okt 2026): BPS var 122 — TPK hotel berbintang nasional (bulanan). Ambang skor: 55% dianggap wajar, semakin tinggi semakin baik.

Permintaan akomodasi & makan minum

Asli

Kunjungan wisatawan mancanegara (BPS, bulanan) dan penjualan eceran makanan-minuman (SPE Bank Indonesia, bulanan).

Asli
Kunjungan wisatawan mancanegara
Agu 2026: 1.600 ribu kunjungan (+6,3% yoy)
Asli

Sumber: BPS var 1150 — kunjungan wisman per bulan menurut pintu masuk.

Penjualan eceran makanan & minuman
Agustus 2026: +0,2% yoy (-2,20 pp vs bulan lalu)
Asli

Sumber: Bank Indonesia — Survei Penjualan Eceran, kelompok makanan, minuman & tembakau.

Kinerja sub-sektor PDB (I)

Asli

Pertumbuhan riil (ADHK, y-on-y) nilai tambah bruto PDB tiap sub-sektor — bukan pangsa/kontribusi — 2026 Q2 vs 2025 Q2.

Asli
Sub-sektorPertumbuhan riil yoyNominal yoy
1. Penyediaan Akomodasi+4,90%+6,21%
2. Penyediaan Makan Minum+11,87%+15,10%

Tamu hotel berbintang (tahunan)

Asli

Jumlah tamu yang menginap di hotel berbintang nasional per 2025 — basis permintaan akomodasi.

Asli
Tamu domestik
Asli
79,58juta orang
-2,3% yoy
2006 – 2025BPS var 328 & 310 (tahunan)
Tamu asing
Asli
11,15juta orang
+11,3% yoy
2006 – 2025BPS var 328 & 310 (tahunan)

Sumber baru (Okt 2026): BPS var 328 (tamu Indonesia) & 310 (tamu asing) pada hotel berbintang. Satuan diseragamkan ke orang (sebelum 2024 tersedia dalam ribu orang); diperbarui tahunan.

Permintaan investasi (PMTB)

Asli

PDB pengeluaran — laju pertumbuhan investasi (PMTB), y-on-y; terbaru 2026 Q2 = +6,87%.

Asli

Sumber: BPS PDB pengeluaran, var 108 — investasi (PMTB) menggerakkan pembangunan hotel, restoran & fasilitas wisata. Perubahan terhadap kuartal yang sama tahun lalu: -0,12 pp.

Indeks turunan akomodasi & mamin

Asli

Dihitung dari basket World Bank × kurs JISDOR — basis 100 = Jan 2020.

Turunan
Indeks harga output akomodasi & mamin (deflator PDB I)
2026 Q2 · basis 2010 = 100 (deflator PDB)
Turunan
146,4poin indeks
+2,4% yoy
Setara 146,4% dari level 2010 (deflator PDB) (+46,4% vs basis)

indeks implisit harga PDB kategori I (BPS) — pergerakan tarif kamar & harga makanan-minuman

Cakupan: BPS PDB indeks implisit (var 129), kuartalan

Indeks biaya bahan baku & operasional
Sep 2026 · basis Jan 2020 = 100
Turunan
249,9poin indeks
+34,8% yoy
Setara 249,9% dari level Jan 2020 (+149,9% vs basis)

Σ bobot × (harga × kurs ÷ basis Jan 2020) × 100; gandum 20% (tepung & bakery), minyak sawit 20% (minyak goreng), gula 15%, kopi 15%, minyak mentah 15% (energi & logistik), gas 15% (energi dapur/gedung) — US$ × JISDOR

Cakupan: 6 komponen bahan baku & energi × kurs Bank Indonesia

Marjin akomodasi & mamin (spread output−biaya)
2026 Q2 · basis selisih yoy (pp)
Turunan
-14,2pp
-10,3% yoy
Selisih pertumbuhan tarif/harga output − biaya bahan & operasional (poin persentase); positif = marjin melebar.

pertumbuhan harga output (deflator I) − pertumbuhan biaya bahan baku & operasional, dalam poin persentase (pp); positif = marjin melebar

Cakupan: kuartal dengan kedua data tersedia (biaya bulanan sejak 2020)

Regulasi akomodasi & pariwisata dipantau

Asli

Aktivitas 1 peraturan 12 bulan (indeks 50,0/100, baseline 1,0) — JDIH Kemenkeu. Catatan: regulasi sektor pariwisata umumnya diterbitkan Kemenparekraf, sehingga cakupan Kemenkeu terbatas.

Asli
Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Bersifat Volatil yang Berlaku pada Kementerian Pariwisata
2026-08-11 · Pariwisata & Destinasi
Lihat →
TATA CARA PENGECUALIAN PEMBAYARAN PAJAK PENGHASILAN ATAS PENGHASILAN DARI PENGALIHAN HAK ATAS TANAH DAN/ATAU BANGUNAN ATAU PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI ATAS TANAH DAN/ATAU BANGUNAN BESERTA PERUBAHANNYA DAN PEMBEBASAN DARI PEMUNGUTAN PAJAK PENGHASILAN ATAS PENJUALAN RUMAH TINGGAL ATAU HUNIAN YANG TERGOLONG SANGAT MEWAH DI KAWASAN EKONOMI KHUSUS PARIWISATA
2023-12-15 · Pariwisata & Destinasi
Lihat →
Tarif Layanan Badan Layanan Umum Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores pada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
2023-10-04 · Pariwisata & Destinasi
Lihat →
Tarif Layanan Badan Layanan Umum Badan Pelaksana Otorita Borobudur Pada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
2023-04-26 · Pariwisata & Destinasi
Lihat →
Perubahan Kedua atas Keputusan Menteri Keuangan nomor 1914/KM.4/2018 Tentang Penetapan Pelabuhan Masuk dan Pelabuhan Keluar Tempat Pelayanan Kepabeanan atas Impor Sementara Kapal Wisata Asing
2022-06-14 · Pariwisata & Destinasi
Lihat →
BPS PDB (var 104/105/129/108)BPS perhotelan & wisman (var 122/328/310/1150)Bank Indonesia (IKK & SPE mamin)World Bank Pink SheetJISDOR Bank IndonesiaJDIH Kementerian Keuangan

Profil akomodasi & makan minum mencakup 2 sub-sektor PDB: penyediaan akomodasi (perhotelan) & penyediaan makan minum (restoran/kuliner). Permintaan dipantau via TPK hotel berbintang bulanan (BPS var 122), kunjungan wisman (var 1150), dan penjualan eceran makanan-minuman (SPE BI). Tamu hotel berbintang (var 328/310, tahunan — data baru Okt 2026) ditampilkan sebagai informasi; regulasi Kemenkeu untuk sektor ini terbatas (sebagian besar di Kemenparekraf) sehingga indeks aktivitas memakai baseline kecil. Biaya input didekati basket bahan baku & energi dunia × kurs.

Jelajah 65 kategori PDB

Asli

Klik salah satu sektor untuk melihat tren (riwayat 2011–kini), nilai nominal, dan harga implisitnya.

2026 Q2

15. Industri Pengolahan Lainnya; Jasa Reparasi dan Pemasangan Mesin dan Peralatan

Asli

Ringkasan kinerja sektor pada 2026 Q2. Semua nilai y-on-y kecuali disebutkan lain.

Pertumbuhan riil
12,22%
PDB ADHK y-on-y
Nilai nominal
Rp 8,51 T
YoY 19,69%
Harga implisit
6,65%
laju implisit y-on-y
Indeks harga
163,48
YoY 6,65%
Tren pertumbuhan (2011–2026)
BPS · var 104
Cara membaca: pertumbuhan riil menunjukkan volume; nilai nominal dan harga implisit menunjukkan nilai uang dan harga. Ketiganya berasal dari satu keluarga data BPS sehingga konsisten (volume × harga = nilai).