V-TEKI
Pasar & Ekonomi
Industri
ID
Industri · PDB kategori D

Pengadaan Listrik dan Gas

BPS PDB (ADHK/ADHB & deflator), World Bank Pink Sheet (bahan bakar), JISDOR BI, JDIH Kemenkeu.

Periode: 2026 Q2Data per 7 Oktober 2026

Kesehatan industri listrik & gas

Asli

Seluruh 7 dimensi dihitung dari data nyata: BPS (PDB & deflator), World Bank Pink Sheet, JISDOR Bank Indonesia, dan JDIH Kemenkeu.

Skor kesehatan
50.5
/ 100
Stable/Soft
Cakupan data100%

Skor dihitung dari data nyata: PDB kategori D & deflator harga (BPS), biaya bahan bakar pembangkit (World Bank × kurs BI), permintaan energi dari PDB nasional (driver makro), sebaran sub-sektor, dan aktivitas regulasi energi (JDIH). Ambang & bobot bersifat internal prototype — lihat dokumentasi.

Pertumbuhan Produksibobot 20%Baik
PDB kategori D (ADHK & ADHB): PDB D riil (ADHK) yoy 10,81 · PDB D nominal (ADHB) yoy 13,28
90,6
Harga Output / Tarifbobot 15%Lemah
Deflator harga PDB kategori D (BPS): Harga output (deflator D) yoy 2,23
42,3
Biaya Inputbobot 15%Lemah
Bahan bakar pembangkit (US$ × kurs): Indeks biaya input pembangkit yoy 64,15 · Skor menyentuh batas bawah 0 (nilai ekstrem, bukan data hilang).
0,0
Marjin (Spread Output−Input)bobot 15%Lemah
Selisih pertumbuhan harga output vs biaya input: Spread output − input (pp) -31,00 · Skor menyentuh batas bawah 0 (nilai ekstrem, bukan data hilang).
0,0
Permintaan Energibobot 10%Netral
PDB nasional sebagai driver permintaan (makro): PDB nasional yoy 5,29
52,9
Kekuatan Sub-sektorbobot 10%Baik
Sebaran pertumbuhan 2 sub-sektor D: Sub-sektor tumbuh positif (%) 100,00 · Skor menyentuh batas atas 100 (nilai ekstrem).
100,0
Risiko Regulasibobot 15%Baik
Aktivitas peraturan energi (JDIH): Indeks risiko (100 − aktivitas) 71,40
71,4

Kinerja sub-sektor PDB (D)

Asli

Pertumbuhan riil (ADHK, y-on-y) nilai tambah bruto PDB tiap sub-sektor (2 sub) — bukan pangsa/kontribusi — 2026 Q2 vs 2025 Q2.

Asli
Sub-sektorPertumbuhan riil yoyNominal yoy
1. Ketenagalistrikan+11,16%+13,45%
2. Pengadaan Gas dan Produksi Es+7,12%+12,08%

Tenaga listrik dibangkitkan (tahunan)

Asli

Total nasional (GWh) — terbaru 2024: 343.891,8 GWh.

Asli

Sumber baru (Okt 2026): BPS var 864 — pembangkitan tenaga listrik nasional (data tahunan; rilis terbaru 2024).

Harga bahan bakar & biaya input pembangkit

Asli

Bahan bakar pembangkit — harga dunia bulanan (World Bank Pink Sheet), periode September 2026.

September 2026
Bahan bakar pembangkit
Batubara (Australia)
PLN, smelter, ekspor
Asli
147US$/ton
+38,4% yoy
Oktober 2020 – September 2026World Bank Pink Sheet
Gas alam (indeks)
LNG, pupuk, listrik
Asli
166indeks 2010=100
+72,1% yoy
Oktober 2020 – September 2026World Bank Pink Sheet
Minyak mentah (rata-rata)
solar, logistik, alsintan
Asli
102US$/bbl
+53,8% yoy
Oktober 2020 – September 2026World Bank Pink Sheet

Harga jual (tarif) diatur pemerintah dan dipantau melalui deflator PDB kategori D pada kartu indeks turunan.

Indeks turunan listrik & gas

Asli

Dihitung dari basket World Bank × kurs JISDOR — basis 100 = Jan 2020.

Turunan
Indeks harga output listrik & gas (deflator PDB D)
2026 Q2 · basis 2010 = 100 (deflator PDB)
Turunan
175,7poin indeks
+2,2% yoy
Setara 175,7% dari level 2010 (deflator PDB) (+75,7% vs basis)

indeks implisit harga PDB kategori D (BPS) — mencerminkan pergerakan tarif/harga jual sektor

Cakupan: BPS PDB indeks implisit (var 129), kuartalan

Indeks biaya input pembangkit
Sep 2026 · basis Jan 2020 = 100
Turunan
316,0poin indeks
+64,2% yoy
Setara 316,0% dari level Jan 2020 (+216,0% vs basis)

Σ bobot × (harga × kurs ÷ basis Jan 2020) × 100; batu bara 50%, gas alam 30%, minyak mentah 20% (US$ × JISDOR)

Cakupan: 3 komponen bahan bakar pembangkit × kurs Bank Indonesia

Marjin listrik & gas (spread output−input)
2026 Q2 · basis selisih yoy (pp)
Turunan
-31,0pp
-41,7% yoy
Selisih pertumbuhan harga output − biaya input (poin persentase); positif = marjin melebar.

pertumbuhan harga output (deflator D) − pertumbuhan biaya input pembangkit, dalam poin persentase (pp); positif = marjin melebar

Cakupan: kuartal dengan kedua data tersedia (input bulanan sejak 2020)

Regulasi energi dipantau

Asli

Aktivitas 4 peraturan 12 bulan (indeks 28,6/100, baseline 7,0) — JDIH Kemenkeu.

Asli
Petunjuk Teknis Akuntansi Penerimaan Negara Bukan Pajak dari Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi
2026-08-21 · Gas Bumi & LNG
Lihat →
Tata Cara Penyediaan, Pembayaran, dan Pertanggungjawaban Dana Untuk Diskon Biaya Listrik Tahun 2025
2026-07-24 · Ketenagalistrikan
Lihat →
Tata Cara Penyediaan, Penghitungan, Pembayaran, dan Pertanggungjawaban Dana Kompensasi atas Kekurangan Penerimaan Badan Usaha Akibat Kebijakan Penetapan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak dan Tarif Tenaga Listrik
2025-11-06 · Tarif & Subsidi Energi
Lihat →
Tata Cara Penyediaan, Penghitungan, Pembayaran, dan Pertanggungjawaban Subsidi Listrik
2025-03-05 · Tarif & Subsidi Energi
Lihat →
Pajak Pertambahan Nilai atas Penyerahan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Roda Empat Tertentu dan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Bus Tertentu serta Pajak Penjualan atas Barang Mewah atas Penyerahan Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor Roda Empat Emisi Karbon Rendah Listrik Tertentu yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2025
2025-02-04 · Ketenagalistrikan
Lihat →
BPS PDB (var 104/129)World Bank Pink SheetJISDOR Bank IndonesiaJDIH Kementerian Keuangan

Profil listrik & gas memakai deflator PDB kategori D sebagai proksi harga output/tarif (harga jual tidak diperdagangkan sebagai komoditas), biaya input dari bahan bakar pembangkit (batu bara, gas, minyak × kurs), dan PDB nasional sebagai driver permintaan. Tarif listrik diatur pemerintah — pergerakan harga kecil dan administratif.

Jelajah 65 kategori PDB

Asli

Klik salah satu sektor untuk melihat tren (riwayat 2011–kini), nilai nominal, dan harga implisitnya.

2026 Q2

15. Industri Pengolahan Lainnya; Jasa Reparasi dan Pemasangan Mesin dan Peralatan

Asli

Ringkasan kinerja sektor pada 2026 Q2. Semua nilai y-on-y kecuali disebutkan lain.

Pertumbuhan riil
12,22%
PDB ADHK y-on-y
Nilai nominal
Rp 8,51 T
YoY 19,69%
Harga implisit
6,65%
laju implisit y-on-y
Indeks harga
163,48
YoY 6,65%
Tren pertumbuhan (2011–2026)
BPS · var 104
Cara membaca: pertumbuhan riil menunjukkan volume; nilai nominal dan harga implisit menunjukkan nilai uang dan harga. Ketiganya berasal dari satu keluarga data BPS sehingga konsisten (volume × harga = nilai).