Sinyal
Sinyal adalah pemberitahuan otomatis ketika data bergerak melewati ambang tertentu. Setiap sinyal menjelaskan pemicunya, buktinya, dan tindakan yang bisa dipertimbangkan.
Sinyal aktif (10)
AsliDiurutkan berdasarkan skor prioritas: semakin tinggi, semakin perlu perhatian.
Depresiasi rupiah menaikkan biaya impor
USD/IDR +7.73% y-on-y (JISDOR 17,890, 2026-10-08) dengan 60% bahan baku impor (asumsi internal).
Permintaan industri FMCG menguat
PDB Industri Makanan & Minuman tumbuh 6.51% y-on-y (2026 Q2), di atas ambang 3%.
Tekanan biaya CPO meningkat
Harga CPO dunia naik 13.79% y-on-y (US$ 1,180/ton, September 2026) — berpotensi menaikkan biaya minyak goreng dan snack.
Grup Perawatan pribadi & rumah tangga mengungguli pasar
Return 3 bulan grup Perawatan pribadi & rumah tangga (12.13%) melampaui IHSG (4.74%) sebesar 7.39 pp.
Risiko stockout SKU fokus
Probabilitas stockout 62% dengan cover 21 hari di bawah lead time 32 hari (simulasi).
Lead time pemasok memanjang
Lead time pemasok utama naik 6 hari dibanding sebelumnya (simulasi).
Kelebihan persediaan SKU lambat
Cover mencapai 74 hari dengan tren permintaan turun 8% (simulasi).
Lonjakan permintaan SKU andalan
Permintaan SKU andalan tumbuh 14% y-on-y (simulasi), melampaui pasokan saat ini.
Kebijakan minuman manis masuk agenda
Indeks risiko regulasi 46 dari 100 — pembahasan cukai minuman manis berlanjut (simulasi).
Keyakinan konsumen membaik
IKK naik ke 124,2 dengan sub-indeks penghasilan membaik (simulasi).
Skor prioritas = 0,30 × kekuatan + 0,20 × keyakinan + 0,30 × dampak + 0,20 × urgensi. Tingkat keparahan: Kritis ≥ 80, Tinggi ≥ 65, Sedang ≥ 45.
Sinyal direkomputasi otomatis saat data bertambah atau direvisi. Sinyal hanya menyatakan kondisi, bukan keputusan — keputusan tetap di manajemen.
Katalog sinyal
Sintetis11 aturan sinyal yang dirancang; yang belum aktif menunggu data pendukung.
| Kode | Nama | Status | Keterangan |
|---|---|---|---|
| SIG-001 | Tekanan biaya CPO | Aktif | Aktif dari data yang tersedia |
| SIG-002 | Risiko stockout | Aktif (simulasi) | Data simulasi — menunggu integrasi sumber |
| SIG-003 | Depresiasi rupiah | Aktif | Aktif dari data yang tersedia |
| SIG-004 | Permintaan FMCG menguat | Aktif | Aktif dari data yang tersedia |
| SIG-005 | Kelebihan persediaan | Aktif (simulasi) | Data simulasi — menunggu integrasi sumber |
| SIG-006 | Tekanan margin peer | Menunggu data | Menunggu kondisi/data pendukung |
| SIG-007 | Lead time pemasok memanjang | Aktif (simulasi) | Data simulasi — menunggu integrasi sumber |
| SIG-008 | Lonjakan permintaan SKU | Aktif (simulasi) | Data simulasi — menunggu integrasi sumber |
| SIG-009 | Sektor consumer mengungguli pasar | Aktif | Aktif dari data yang tersedia |
| SIG-010 | Kebijakan minuman manis | Aktif (simulasi) | Data simulasi — menunggu integrasi sumber |
| SIG-011 | Keyakinan konsumen membaik | Aktif (simulasi) | Data simulasi — menunggu integrasi sumber |
