V-TEKI
Pasar & Ekonomi
Industri
ID
Industri · PDB kategori K

Jasa Keuangan dan Asuransi

BPS PDB (ADHK/ADHB, deflator & PMTB), BPS suku bunga & bursa, Bank Indonesia (pertumbuhan kredit & BI-Rate), JDIH Kemenkeu.

Periode: 2026 Q2Data per 7 Oktober 2026

Kesehatan industri jasa keuangan & asuransi

Asli

Seluruh 8 dimensi dihitung dari data nyata: BPS (PDB, deflator, PMTB, suku bunga & bursa), Bank Indonesia (kredit & BI-Rate), dan JDIH Kemenkeu.

Skor kesehatan
53.8
/ 100
Stable/Soft
Cakupan data100%

Skor dihitung dari data nyata: PDB kategori K & deflator (BPS), pertumbuhan kredit perbankan (BI SEKI) & PDB nasional, lingkungan suku bunga acuan (BI-Rate), spread intermediasi kredit−deposito (BPS), permintaan investasi dari PMTB (BPS var 108), dan aktivitas regulasi jasa keuangan (JDIH). Ambang & bobot bersifat internal prototype — lihat dokumentasi.

Pertumbuhan Produksibobot 20%Lemah
PDB kategori K (ADHK & ADHB): PDB K riil (ADHK) yoy 3,11 · PDB K nominal (ADHB) yoy 7,29
37,2
Kekuatan Sub-sektorbobot 10%Baik
Sebaran pertumbuhan 4 sub-sektor PDB K: Sub-sektor tumbuh positif (%) 75,00
75,0
Permintaan (Pertumbuhan Kredit)bobot 20%Baik
Pertumbuhan kredit perbankan (BI SEKI) & PDB nasional: Pertumbuhan kredit yoy (BI) 13,00 · PDB nasional yoy 5,29
69,9
Harga Output / Tarifbobot 10%Lemah
Deflator harga PDB kategori K (BPS): Harga output (deflator K) yoy 4,05
40,5
Lingkungan Suku Bungabobot 10%Lemah
BI-Rate (suku bunga acuan Bank Indonesia): BI-Rate (%) 5,75
31,2
Spread Intermediasibobot 10%Netral
Spread suku bunga kredit − deposito (BPS): Spread kredit − deposito (pp) 3,10
53,3
Permintaan Investasi (PMTB)bobot 5%Baik
PDB pengeluaran — PMTB/investasi (BPS var 108): PMTB yoy 6,87
68,7
Risiko Regulasibobot 15%Netral
Aktivitas peraturan jasa keuangan & asuransi (JDIH): Indeks risiko (100 − aktivitas) 59,30
59,3

Pertumbuhan kredit & suku bunga acuan

Asli

Pertumbuhan kredit perbankan (BI SEKI, y-on-y) dan BI-Rate (suku bunga acuan Bank Indonesia, bulanan).

Asli
Pertumbuhan kredit perbankan
Juli 2026: +13,00% yoy (+3,33 pp vs Desember 2024)
Asli

Sumber: Bank Indonesia (SEKI). Seri SEKI sparse pada 2025 — beberapa bulan tidak tersedia di berkas sumber; nilai terbaru tetap dari laporan resmi.

BI-Rate (suku bunga acuan)
Agustus 2026: 5,75% (+0,00 pp vs bulan lalu)
Asli

Sumber: Bank Indonesia (SSKI). Suku bunga lebih rendah mendukung permintaan kredit; ambang skor netral 5,0%.

Suku bunga kredit, deposito & spread intermediasi

Asli

Suku bunga kredit modal kerja Bank Umum vs deposito 1 bulan (BPS, bulanan) — spread 3,10 pp per Jul 2026.

Asli
Kredit modal kerja (Bank Umum)
8,14%
Deposito berjangka (1 bulan)
5,04%
Spread intermediasi
3,10pp

Sumber baru (Okt 2026): BPS var 383 (suku bunga kredit per kelompok bank) & var 2368 (deposito per tenor). Spread intermediasi = suku bunga kredit modal kerja Bank Umum − suku bunga deposito 1 bulan.

Pasar saham (IHSG)

Asli

Indeks Harga Saham Gabungan — Agu 2026: 6.525 (perubahan +17,00%) — indikator aktivitas jasa penunjang keuangan.

Asli
Level IHSG
6.525
Perubahan
+17,00%
Jumlah perusahaan tercatat
962

Sumber baru (Okt 2026): BPS var 125 — transaksi & indeks saham di bursa efek (bulanan).

Kinerja sub-sektor PDB (K)

Asli

Pertumbuhan riil (ADHK, y-on-y) nilai tambah bruto PDB tiap sub-sektor — bukan pangsa/kontribusi — 2026 Q2 vs 2025 Q2.

Asli
Sub-sektorPertumbuhan riil yoyNominal yoy
1. Jasa Perantara Keuangan+3,92%+8,79%
2. Asuransi dan Dana Pensiun-0,19%+2,61%
3. Jasa Keuangan Lainnya+3,47%+6,38%
4. Jasa Penunjang Keuangan+7,16%+10,17%

Permintaan investasi (PMTB)

Asli

PDB pengeluaran — laju pertumbuhan investasi (PMTB), y-on-y; terbaru 2026 Q2 = +6,87%.

Asli

Sumber: BPS PDB pengeluaran, var 108 — investasi (PMTB) menggerakkan permintaan kredit investasi & jasa keuangan. Perubahan terhadap kuartal yang sama tahun lalu: -0,12 pp.

Indeks turunan jasa keuangan

Asli

Harga output jasa keuangan dari deflator PDB — basis 100 = 2010.

Turunan
Indeks harga output jasa keuangan (deflator PDB K)
2026 Q2 · basis 2010 = 100 (deflator PDB)
Turunan
188,6poin indeks
+4,1% yoy
Setara 188,6% dari level 2010 (deflator PDB) (+88,6% vs basis)

indeks implisit harga PDB kategori K (BPS) — pergerakan harga/tarif jasa keuangan & asuransi

Cakupan: BPS PDB indeks implisit (var 129), kuartalan

Regulasi jasa keuangan dipantau

Asli

Aktivitas 24 peraturan 12 bulan (indeks 40,7/100, baseline 29,5) — JDIH Kemenkeu.

Asli
Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 195/PMK.08/2020 tentang Lelang Surat Berharga Syariah Negara di Pasar Perdana Domestik
2026-08-26 · Kebijakan Jasa Keuangan
Lihat →
Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 98 Tahun 2024 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Bersifat Volatil yang Berlaku pada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional
2026-08-11 · Kebijakan Jasa Keuangan
Lihat →
Perubahan Ketiga atas Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 11/KM.7/2024 tentang Penandaan Rincian Belanja Infrastruktur Pelayanan Publik untuk Evaluasi Pemenuhan Belanja Wajib dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah
2026-06-26 · Kebijakan Jasa Keuangan
Lihat →
Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan
2026-06-17 · Kebijakan Jasa Keuangan
Lihat →
Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 62 Tahun 2023 tentang Perencanaan Anggaran, Pelaksanaan Anggaran, serta Akuntansi dan Pelaporan Keuangan
2026-06-12 · Kebijakan Jasa Keuangan
Lihat →
BPS PDB (var 104/105/129/108)BPS suku bunga & bursa (var 383/2368/125)Bank Indonesia (SEKI & BI-Rate)JDIH Kementerian Keuangan

Profil jasa keuangan & asuransi mencakup 4 sub-sektor PDB: jasa perantara keuangan (bank), asuransi & dana pensiun, jasa keuangan lainnya, dan jasa penunjang keuangan. Permintaan dipantau via pertumbuhan kredit perbankan (BI SEKI — seri sparse, lihat catatan) & lingkungan suku bunga (BI-Rate); spread intermediasi kredit−deposito dari BPS (var 383 & 2368, bulanan). Aktivitas pasar modal via IHSG (BPS var 125). Tidak ada basket komoditas untuk sektor ini.

Jelajah 65 kategori PDB

Asli

Klik salah satu sektor untuk melihat tren (riwayat 2011–kini), nilai nominal, dan harga implisitnya.

2026 Q2

15. Industri Pengolahan Lainnya; Jasa Reparasi dan Pemasangan Mesin dan Peralatan

Asli

Ringkasan kinerja sektor pada 2026 Q2. Semua nilai y-on-y kecuali disebutkan lain.

Pertumbuhan riil
12,22%
PDB ADHK y-on-y
Nilai nominal
Rp 8,51 T
YoY 19,69%
Harga implisit
6,65%
laju implisit y-on-y
Indeks harga
163,48
YoY 6,65%
Tren pertumbuhan (2011–2026)
BPS · var 104
Cara membaca: pertumbuhan riil menunjukkan volume; nilai nominal dan harga implisit menunjukkan nilai uang dan harga. Ketiganya berasal dari satu keluarga data BPS sehingga konsisten (volume × harga = nilai).