V-TEKI
Pasar & Ekonomi
Industri
ID
Industri · PDB kategori C

Industri Pengolahan (Manufaktur)

BPS PDB (ADHK/ADHB) & IHPB seksi produk olahan, World Bank Pink Sheet, JISDOR BI, JDIH Kemenkeu.

Periode: 2026 Q2Data per 7 Oktober 2026

Kesehatan industri manufaktur

Asli

Seluruh 7 dimensi dihitung dari data nyata: BPS (PDB & IHPB), Bank Indonesia (PMI & JISDOR), World Bank Pink Sheet, dan JDIH Kemenkeu.

Skor kesehatan
36.7
/ 100
Contraction Risk
Cakupan data100%

Skor dihitung dari data nyata: PDB kategori C (BPS), harga output dari IHPB seksi produk olahan (BPS), biaya input dari basket komoditas dunia × kurs BI, sebaran sub-sektor, sentimen manufaktur (PMI-BI), dan aktivitas regulasi industri (JDIH). Ambang & bobot bersifat internal prototype — lihat dokumentasi.

Pertumbuhan Produksibobot 20%Netral
PDB kategori C (ADHK & ADHB): PDB C riil (ADHK) yoy 4,52 · PDB C nominal (ADHB) yoy 9,17
49,5
Harga Outputbobot 15%Netral
IHPB seksi produk olahan (BPS): Harga output industri yoy (IHPB olahan) 6,53
57,6
Biaya Inputbobot 15%Lemah
Basket bahan baku & energi (US$ × kurs): Indeks biaya input industri yoy 43,31 · Skor menyentuh batas bawah 0 (nilai ekstrem, bukan data hilang).
0,0
Marjin (Spread Output−Input)bobot 15%Lemah
Selisih pertumbuhan harga output vs biaya input: Spread output − input (pp) -36,78 · Skor menyentuh batas bawah 0 (nilai ekstrem, bukan data hilang).
0,0
Kekuatan Sub-sektorbobot 10%Baik
Sebaran pertumbuhan 16 sub-sektor C: Sub-sektor tumbuh positif (%) 87,50
87,5
Sentimen Manufakturbobot 10%Baik
PMI manufaktur Bank Indonesia (indeks difusi, 50 = netral): PMI manufaktur BI 51,43
64,3
Risiko Regulasibobot 15%Lemah
Aktivitas peraturan industri (JDIH): Indeks risiko (100 − aktivitas) 20,00
20,0

Kinerja sub-sektor PDB (C)

Asli

Pertumbuhan riil (ADHK, y-on-y) nilai tambah bruto PDB tiap sub-sektor (16 sub) — bukan pangsa/kontribusi — 2026 Q2 vs 2025 Q2.

Asli
Sub-sektorPertumbuhan riil yoyNominal yoy
1. Industri Batubara dan Pengilangan Migas-3,97%+4,97%
1. Industri Makanan dan Minuman+6,51%+11,55%
2. Industri Pengolahan Tembakau+0,04%-0,97%
3. Industri Tekstil dan Pakaian Jadi+6,36%+8,64%
4. Industri Kulit, Barang dari Kulit dan Alas Kaki+11,30%+15,10%
5. Industri Kayu, Barang dari Kayu dan Gabus dan Barang Anyaman dari Bambu, Rotan dan Sejenisnya+3,98%+7,81%
6. Industri Kertas dan Barang dari Kertas; Percetakan dan Reproduksi Media Rekaman+0,40%+3,29%
7. Industri Kimia, Farmasi dan Obat Tradisional+4,99%+9,97%
8. Industri Karet, Barang dari Karet dan Plastik-6,98%-1,40%
9. Industri Barang Galian bukan Logam+8,80%+10,55%
10. Industri Logam Dasar+0,69%+9,65%
11. Industri Barang Logam; Komputer, Barang Elektronik, Optik; dan Peralatan Listrik+8,04%+12,13%
12. Industri Mesin dan Perlengkapan+4,77%+4,90%
13. Industri Alat Angkutan+5,54%+6,71%
14. Industri Furnitur+11,82%+14,31%
15. Industri Pengolahan Lainnya; Jasa Reparasi dan Pemasangan Mesin dan Peralatan+12,22%+19,69%

Indeks produksi industri besar & sedang

Asli

Indeks produksi bulanan (2010=100) — terbaru Jun 2026: 167,22 (+6,0% yoy).

Asli

Sumber baru (Okt 2026): BPS var 2077 — indeks produksi bulanan industri besar & sedang (agregat "JUMLAH").

Harga bahan baku & biaya input industri

Asli

Basket bahan baku & energi — harga dunia bulanan (World Bank Pink Sheet), periode September 2026.

September 2026
Bahan baku industri
Aluminium (proxy kemasan)
kaleng minuman, foil
Asli
3.283US$/ton
+23,8% yoy
Oktober 2020 – September 2026World Bank Pink Sheet
Tembaga
kabel, elektronik
Asli
14.474US$/ton
+45,0% yoy
Oktober 2020 – September 2026World Bank Pink Sheet
Nikel
baterai EV, stainless
Asli
16.324US$/ton
+8,1% yoy
Oktober 2020 – September 2026World Bank Pink Sheet
Timah
solder, pelapis kaleng
Asli
53.712US$/ton
+55,8% yoy
Oktober 2020 – September 2026World Bank Pink Sheet
Karet (TSR20)
ban, sarung tangan
Asli
2,41US$/kg
+38,5% yoy
Oktober 2020 – September 2026World Bank Pink Sheet
Bijih besi
baja, konstruksi
Asli
98US$/dmt
-5,4% yoy
Oktober 2020 – September 2026World Bank Pink Sheet
Kapas (A Index)
tekstil, garmen
Asli
2,10US$/kg
+22,1% yoy
Oktober 2020 – September 2026World Bank Pink Sheet
Kayu bulat (Malaysia)
kayu olahan, furnitur, kertas
Asli
190US$/m3
-5,5% yoy
Oktober 2020 – September 2026World Bank Pink Sheet
Energi
Minyak mentah (rata-rata)
solar, logistik, alsintan
Asli
102US$/bbl
+53,8% yoy
Oktober 2020 – September 2026World Bank Pink Sheet
Batubara (Australia)
PLN, smelter, ekspor
Asli
147US$/ton
+38,4% yoy
Oktober 2020 – September 2026World Bank Pink Sheet

Harga output pabrik diukur melalui IHPB BPS (seksi produk olahan) pada kartu indeks turunan — bukan harga komoditas.

Indeks turunan industri

Asli

Dihitung dari basket World Bank × kurs JISDOR — basis 100 = Jan 2020.

Turunan
Indeks harga output industri (IHPB olahan)
Sep 2026 · basis 2023 = 100 (IHPB BPS)
Turunan
111,6poin indeks
+6,5% yoy
Setara 111,6% dari level 2023 (IHPB BPS) (+11,5% vs basis)

rata-rata indeks IHPB BPS seksi produk olahan (seksi 3, 4, 5) — basis resmi 2023=100; yoy dari rata-rata

Cakupan: BPS IHPB per seksi (var 2498, 2023=100) — data bulanan sejak 2025

Indeks biaya input industri
Sep 2026 · basis Jan 2020 = 100
Turunan
227,7poin indeks
+43,3% yoy
Setara 227,7% dari level Jan 2020 (+127,7% vs basis)

Σ bobot × (harga × kurs ÷ basis Jan 2020) × 100; minyak mentah 18%, batu bara 15%, aluminium 12%, tembaga 12%, karet 10%, nikel 8%, bijih besi 8%, kapas 6%, kayu 6%, timah 5% × JISDOR

Cakupan: 10 komponen input (energi, logam, tekstil, kayu) × kurs Bank Indonesia

Marjin industri (spread output−input)
Sep 2026 · basis selisih yoy (pp)
Turunan
-36,8pp
—
Selisih pertumbuhan harga output − biaya input (poin persentase); positif = marjin melebar.

pertumbuhan harga output (IHPB olahan) − pertumbuhan biaya input, dalam poin persentase (pp); positif = marjin melebar

Cakupan: hanya bulan dengan kedua data tersedia (IHPB bulanan sejak 2025)

Regulasi industri dipantau

Asli

Aktivitas 8 peraturan 12 bulan (indeks 80,0/100, baseline 5,0) — JDIH Kemenkeu.

Asli
Pengenaan Bea Masuk Antidumping atas Impor Produk Kertas Karton Dupleks dari Republik Korea, Malaysia, dan Taiwan
2026-06-03 · Kimia, Farmasi & Material
Lihat →
Pengenaan Bea Masuk Antidumping Sementara atas Impor Produk Canai Lantaian dari Besi atau Baja bukan Paduan dari Wuhan Iron and Steel, Co., Ltd., Republik Rakyat Tiongkok
2026-05-12 · Kimia, Farmasi & Material
Lihat →
Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 103 Tahun 2024 tentang Pengenaan Bea Masuk Antidumping Terhadap Impor Produk Canai Lantaian dari Besi atau Baja bukan Paduan dari Republik Rakyat Tiongkok, India, Rusia, Kazakhstan, Belarusia Taiwan, dan Thailand
2026-05-12 · Logam, Mesin & Barang Jadi
Lihat →
Tarif Layanan Badan Layanan Umum Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor pada Kementerian Perhubungan
2025-12-18 · Layanan & Standarisasi Industri
Lihat →
Barang yang Dibatasi untuk Diimpor Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor Bahan Kimia, Bahan Berbahaya, dan Bahan Tambang sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 32 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor Bahan Kimia, Bahan Berbahaya, dan Bahan Tambang
2025-10-01 · Kimia, Farmasi & Material
Lihat →
BPS PDB (var 104) & IHPB (var 2498)World Bank Pink SheetJISDOR Bank IndonesiaJDIH Kementerian Keuangan

Profil manufaktur memakai PDB kategori C dan IHPB seksi produk olahan (BPS) untuk sisi harga output; sisi input memakai basket 10 komoditas dunia × kurs (energi, logam, tekstil, kayu); sentimen memakai PMI-BI. Dimensi harga implisit sebelumnya dihapus karena tumpang-tindih dengan IHPB (Okt 2026). Basket bobot ilustratif; volume produksi bulanan per sub-sektor belum tersedia.

Jelajah 65 kategori PDB

Asli

Klik salah satu sektor untuk melihat tren (riwayat 2011–kini), nilai nominal, dan harga implisitnya.

2026 Q2

15. Industri Pengolahan Lainnya; Jasa Reparasi dan Pemasangan Mesin dan Peralatan

Asli

Ringkasan kinerja sektor pada 2026 Q2. Semua nilai y-on-y kecuali disebutkan lain.

Pertumbuhan riil
12,22%
PDB ADHK y-on-y
Nilai nominal
Rp 8,51 T
YoY 19,69%
Harga implisit
6,65%
laju implisit y-on-y
Indeks harga
163,48
YoY 6,65%
Tren pertumbuhan (2011–2026)
BPS · var 104
Cara membaca: pertumbuhan riil menunjukkan volume; nilai nominal dan harga implisit menunjukkan nilai uang dan harga. Ketiganya berasal dari satu keluarga data BPS sehingga konsisten (volume × harga = nilai).